Minggu, 23 Oktober 2011

hubungan pemasaran dengan perusahaan

Mc. Charty telah memperkenalkan 4 konsep pemasaran yaitu Product, Price, Promotion dan Place yang sudah sangat dikenal luas dan banyak diterapkan di dunia pemasaran karena strateginya yang handal. hal ini sesuai dengan konsep inti pemasaran di mana pertukaran menjadi tujuan akhir, karena di setiap pemasaran selalu ada transaksi yang berujung dengan pertukaran.
namun seiring perkebangan jaman, dengan tingkat kebutuhan yang semakin tersedia dan kemakmuran masyarakat juga meningkat maka kestiaan pelanggan mulai terancam karena bisa saja mereka beralih ke perusahaan lain. Untuk itu diperlukan hubungaan baik dengan pelanggan agar terjadi kesepatan baik hingga tercpai keuntungan bersama. Sehubungan dengan hal itu muncul konsep a one-to-one on share of market yang berarti setiap perusahaan harus melayani konsumennya secara personal dengan kata lain kita harus membuat konsumen merasa terpenuhi kebutuhannya agar hubungan baik tetap terjalin demi keuntungan perusahaan kedepannya.
Menciptakan kepuasan pelanggannya, membangun ekuitas merek, dan menciptakan atau memperbaiki hubungan dengan pelanggan merupakan tujuan pemasaran yang telah berevolusi. Dari ketiga praktek pemasaran tersebut, kegiatan utama perusahaan adalah untuk membuat pelanggan setia kepada perusahaan melalui barang dan jasa yang diberikan kepada pelanggan.
Adapun pelanggan dalam kaitan ini adalah harta (equity), sehingga dalam konteks ini pelanggan mengandung tiga aspek.
1.    Value equity. Pelanggan senantiasa mempertimbangkan nilai daripada  barang dan jasa yang disampaikan oleh perusahaan.
2.    Brand equity. Subjektivitas pelanggan dalam hal ini muncul karena kesadaran dan perilakunya atas merek dan perusahaan penyedia barang dan jasa.
3.    Retention equity. Tendensi pelanggan untuk bertahan dengan merek barang dan jasa tertentu.

sumber :
johannessimatupang.files.wordpress.com/.../blog-pemsaran-hubunga...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar